Kamis, 31 Agustus 2023

Kesukaan dan Kebahagiaan

 Pagi tadi, aku sarapan nasi beserta lauk cumi goreng dan sayurnya tumis keciwis yang ditambah irisan cabe rawit, yang sudah Ibu siapkan di meja. Rasanya enak sekali. Aku sangat menikmati hidangan sarapan pagiku, hingga rasanya porsi nasi makanku lebih dari biasanya. Alhamdulillaah atas nikmat Allah yang luar biasa ini, dapat menikmati makanan sehat dengan penuh rasa bahagia. Terima kasih Ya Allah atas segala nikmatu. Terima kasih Ibu yang sudah memasakan untukku.

Siangnya, aku dibelikan nasi padang oleh rekan kerjaku. Rasanya enak. Alhamdulillaah. Hidangan nasi padang, beserta ayam bakar, lengkap dengan hidangan kuah sayur dan sambal hijaunya. 

Namun, dari kedua hidangan itu yang paling membuat nafsu makanku bertambah adalah selalu masakan Ibu. Meski kata orang, nasi padang itu juara soal rasa. Tapi, masakan Ibu apalagi cumi dan tumis sayur kesukaan lebih menambah rasa nikmat saat menyantapnya. 

Ini mungkin bukan soal mana paling enak mana tidak. Namun, soal selera.

Beralih ke hal lain, tentang pekerjaanku di sekolah. Kurang lebih selama satu minggu ini, aku disibukkan dengan pengisian dapodik yang cukup menyita perhatian dan fokus pikiranku. Yang menyebabkan aku harus merelakan diri untuk tidak masuk kelas terlebih dahulu, dan memilih fokus di kantor dengan laptop kesayanganku. Dari pagi hingga malam, selama beberapa hari. Dan itu ternyata lumayan melelahkan juga cukup untuk membuatku penat.

Bukan, bukan berarti aku tidak bersyukur atas nikmat kemudahan pekerjaan ini. Hanya saja setiap pekerjaan pasti punya efeknya tersendiri terhadap pekerjanya.

Lalu hari ini, aku serasa baru keluar dari sebuah goa. Setelah selama beberapa hari mendekam di kantor berinteraksi dengan laptop saja. Akhirnya, bisa kembali menyapa anak didikku tersayang. Mendengarkan cerita mereka, bertanya kabar, membimbing mengaji dan hafalan Al-Quran, mengajar membaca, belajar huruf, belajar berhitung dengan permainan yang asyik, hingga aktif menari dan bergerak kesana kemari sambil bercengkrama dengan celotehan tulus mereka. Rasanya jiwaku yang tadinya suntuk dan jenuh, seketika tercerahkan dan bahagia kembali.

Masya Allah. Dari dua pekerjaan tadi. Yang satu sibuk berpikir, fokus berinteraksi dengan laptop, jemari menari mengetik dan berhadapan dengan layar dan di hari lain aku bisa berinteraksi dengan kelucuan manusia-manusia kecil, mengasah kecerdasan, mendidik etika, membahagiakan diri dalam pembelajaran yang menyenangkan. Sungguh rasanya sangat mampu membuat jiwaku berbahagia dan bersemangat kembali.

Itulah dua perbedaan. Ya, karena setiap kita pasti memiliki kesukaan dan kebahagiaannya masing-masing yang bisa membuat jiwa kita merasa lebih hidup.

Senin, 26 Juni 2023

Selamat berbahagia dengan takdir terbaikmu.

 Meski pada akhirnya tidak selamanya bersatu, dan kita memiliki takdir terbaik kita masing-masing.. 


Meski pada waktu perpisahan itu, terasa sangat menyesakkan.. 


Aku tidak menyesali perjumpaan kita.. 

Aku tidak menyesali waktu bersama cukup lama yang sudah kita lewati.. 


Karena semua tentangmu adalah menyenangkan.. 

Kadang, aku masih saja tersenyum mengingat cara senyummu, celoteh bicaramu, atau tidak terduganya humormu.. 


Bukan bukan berarti aku belum ikhlas melepas.. 


Hanya saja, kenangan yang terjalin begitu baik

Dan kamu memang memberi pelajaran berharga untukku.. 


Ya, ada orang yang hadir untuk memberikan kebahagiaan kemudian pembelajaran.. 


Ada pula, ia kelak yang akan menetap dengan sukacita. 


Dan kamu adalah bagian dari pemberian dan pelajaran indah semesta. 


Selamat berbahagia dengan takdir terbaikmu.. :) 

Selamat bertemu Kekasih sejati

Bahagia disana ya.. 

Di syurga.. 

Sebentar lagi, aku pun akan bertemu penyejuk hatiku. Ia yang akan menjadi pasangan dan sahabat terbaik untuk kebaikan dunia akhirat ku. πŸ˜‡

Senin, 29 Mei 2023

Grateful for every second in my life.. So much πŸ’šπŸ₯°
Alhamdulillaah.. 🀍

Sabtu, 20 Mei 2023

Senyum dan mata -yang kusebut rumah. ((Summer Strike))

Hai. 

Saat menulis ini, senyumku tak henti mengembang. Ya, senyum sederhana namun terus mengudara. 

Kamu tau, kerana siapakah gerangan senyuman ini? 
Biar segera kujawab sendiri. Ya, karena senyuman sederhanamu. 

Berbincang bersama dari hal-hal sederhana. Apa yang kamu suka? Lalu apa yang aku suka? Adalah sebagian pertanyaan yang mewarnai perjalanan kita kala itu. 

Hadirmu membuatku tenang. Tanpa perlu bersikap dan memberi secara berlebihan. Aku merasa diterima. 

Kaki-kaki mungilmu yang sigap berlari membantu, kala aku dalam kesulitan. Kebaikan-kebaikan yang diam-diam kamu hadiahkan dari setiap pertemuan. Hati terasa penuh. 

Sederhana. Senyum manis. Tatapan yang tulus. Uluran tangan terbuka. Serta peluk yang kamu beri untuk menenangkan. 

Kamu tahu? Jalanmu tak mudah. Begitupun kamu memahami jalanku jua tak mudah. Terima kasih tetap di hati, Terima kasih atas kebersamaan setiap pagi yang teduh. Atas perbincangan yang menawarkan senyum simpul malu-malu. 

Jalanan itu. Laut yang tenang. Pekarangan rumah yang rindang. Menjadi saksi senyuman dan tulusmu -menghangatkan hati. Kamu adalah rumah untukku. 

Nanti dan selamanya. Sama-sama terus ya. Setiap pagi berlari. Setiap siang bercengkrama. Dan malam, main kembang api sama-sama. :) 

Selasa, 07 Februari 2023

Fighting, Dears Everybody Whereever You Are..

Jangan pernah lelah menebarkan hal-hal baik, sesedikit apapun impactnya bagi diri maupun orang lain.. -itu lebih baik daripada diam sama sekali, kebaikan harus terus diperjuangkan!

I am optimis, tidak ada yang sia-sia dari niat baik yang diusahakan dengan baik.. Pasti akan ada dampaknya.. Yang semoga dampak baik itu, bisa menjadi benih untuk tumbuhnya lebih banyak kebaikan dan keberkahan.. 

Sabtu, 31 Desember 2022

2022
Innalillah.. Alhamdulillah.. 
Masa-masa memeluk diri sendiri lebih erat, hal-hal berat yang berhasil terlewat.. 

Menengok ke belakang, tak lagi dengan lara tapi dgn senyum syukur suka cita.. Ada makna dari setiap peristiwa.. 
2023 bismillah aku siap menerima lebih banyak keberkahan dan keberlimpahan..  πŸ₯°

Kamis, 25 Agustus 2022

Melapangkan hati

Mengikhtiarkan yang terbaik, semampu kita.. Memfokuskan diri pada kebaikan yang diamanahkan..

Biarkan hatiku lapang, dengan berfokus pada dedikasi untuk kebaikan.. Berlepas diri pada hal-hal di luar kendali kita.. 

Kamis, 05 Mei 2022

Hi

Hai, aku ..
.
.
Aku bersyukur, sekarang aku jadi semakin menyadari untuk lebih sering menemui dan berbicara ke dalam diri ..
.
.
Ku temui diriku, aku tanyakan padanya setiap apa yang dirasakannya?
Aku mendengarkan dan mencoba memahami setiap emosinya yang hadir ..
.
.
Aku selalu berusaha untuk bisa jujur pada diri sendiri, menerima dan mencoba memahami alih-alih denial terhadap setiap rasa yang hadir ..
.
.
Terima kasih sudah bertahan dan berjuang sejauh ini hai diri, proud to you πŸ’š
.
.
Mudah-mudahan makin taat makin cinta makin dekat sama Allah dan Rasulullah, semakin berbakti pada orang tua, bermanfaat bagi sesama πŸ˜‡
.
.
Semoga kita semua mendapat akhir yang indah, akhir yang baik πŸ™

Kamis, 14 April 2022

Selamat jalan, Mahpudin.. Allah selalu menyayangi-Mu..

Aku ingin mengenangnya sebagai orang baik. Ia yang memberanikan diri menemui orang tua dan keluargaku dari nun jauh tempat tinggalnya. 

Pertemuan yang teramat singkat, aku mensyukurinya. Jalan-jalan yang dilalui, masa-masa manis pernah kita alami pada masanya.

Jalan terjal, menemaninya berobat. Melihat tegak tubuhnya dari dekat. Mengantarnya berangkat bekerja di subuh hari, meskipun terkadang begitu menyakitkan melihatnya begitu bekerja keras dan kelelahan. 

Ya Rabb.. Sanggupkah aku memaafkan diriku sendiri setelah ini.. Sanggupkah aku menjalani hidupku lagi setelah ini.. 

Rasa bersalah yang begitu mendominasi. Perasaan kasih yang terpupuk dalam. Maafkan ia, Ya Rabb.. Ampuni ia, Ya Rabb.. Ampuni ia, Ya Rabb.. Peluk ia dalam kasih sayang terbaik-Mu.. Engkau Sang Maha Cinta Ya Rabb..

Ia begitu merindukan kasih sayang dan pelukan terhangat-Mu.. Peluk ia dekap ia, Ya Rabb.. Engkaulah Sang Maha Cinta untuknya.. 

Senin, 11 April 2022

Little Forest

Bagi Ibu; alam, memasak, dan anak-anak yang dicintainya.. adalah hutan kecilnya. Tempat ia kembali dan menemukan kedamaian. 

Aku pun ingin menemukan hutan kecilku lagi. Tempat kembali dan merasa damai. Meski saat ini gejolak dan guncangan masih sungguh terasa di jiwa. Semoga lekas membaik. 

Kamis, 27 Januari 2022

Keheningan

Ada kalanya kita membutuhkan hening benar-benar hening, untuk menemui diri kita sendiri. 
Lepas dari segala pikiran duniawi, dan berjalan menyusuri lorong-lorong jiwa. 
Ada apakah disana? 
Apakah kau menemukan aku? 
Macam perasaan apa yang tengah muncul dan menguasai isi jiwa? 
Yang secara tidak sadar mempengaruhi perjalanan hidup kita. 
Dari luar, kita terlihat tersenyum. Bahagia. Tertawa. Bercanda. Riang berbicara kesana kemari, menemui orang-orang dengan wajah penuh asa. 
Namun, apakah betul itu yang tengah kau rasakan? 
Coba lebih dalam menelusuri setiap sudut-sudut jiwa, semakin dalam semakin jujur semakin nampak apa yang sebenarnya tengah kamu rasakan. 
Di dalam sana, kutemui ada sesosok diri yang tengah murung menelungkupkan tangan di wajah. Sesosok bayangan hitam. Ia penuh kemarahan, kecemasan, ketakutan, dan kesedihan. Aku kaget bukan kepalang, ternyata ini yang sebenarnya sedang dialami dasar jiwaku. Ia sembunyi ingin menyeruak membuncahkan emosi dan ketakutan di dada. Kutemui ia. Kupeluk ia. Ku tenangkan ia. Tidak apa-apa sayang. Tidak apa-apa. Semua akan baik-baik saja. Bersamaku, kamu tidak sendiri. Ada Allah bersamamu senantiasa menyayangimu. 
Aku berjalan menyusuri lorong sudut jiwa yang lain; ia penuh harapan, semangat, dan asa yang membara. Ia tengah berusaha keluar dari jerat-jerat yang menghambat dirinya bercahaya. Menemukan sinar terbaik di hidupnya. Dari sorot matanya yang kulihat, aku yakin ia bisa. Ia adalah bahagia. Ia adalah berbaik sangka. Ia adalah sukacita. Ku peluk dirinya, kubisikkan padanya. Sabar ya sayang, InsyaAllah kamu akan menemukan cahayamu lagi. Bersinar lebih terang. Lebih terang. 
Terima kasih sudah menuntunku menemui diriku sendiri, di kedalaman lorong-lorong jiwaku Teh @hanarifky17 
Sesuatu yang selama ini aku rasakan tapi tidak aku pahami keberadaanya. 
Terima kasih sudah membantuku mengenali luka yang ada dan memberinya cahaya untuk jalan sembuh dan berbahagia kembali. Menerima setiap apa yang ada. Hadir disini kini. Seperti kata Teh Hana, present is a give. 
Berkah selalu kinalillah Indonesia teman perjalananku menuju Jiwa yg Sehat dan Spiritual MatangπŸ™

Selasa, 21 Desember 2021

Nanti ketemu lagi ya mah.. Di syurga :) 
Sekarang aku do'ain mamah dulu.. 
Mamah bahagia ya disana.. 
Dalam pelukan kasih sayang Allah.. 

Fifit sangat rinduu sekali, Mah :) *Sangat :) 

Selasa, 07 Desember 2021

Memiliki semangat menata hidup kembali, setelah mengalami perjalanan hidup yang cukup berat adalah 'anugerah luar biasa.. 

Meski kadang terasa lemah, ingin menyerah.. Perasaan trauma yang menghampiri.. 

Semoga bisa kembali menguat.. 
Menjalani sisa hidup yang masih tersisa dengan lebih baik..