Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 November 2019

Ragam Indonesiaku

Dari batik hingga khas tarian
Indonesia punya keragaman
Kaya akan kebersamaan
Toleransi dan penuh kehangatan

Indonesiaku yang damai
Elok nan permai
Jiwa-jiwa muda perisai
Orang-orang dewasa membersamai

Permadani hijau membentang
Gemericik air bersuara tenang
Menenangkan segala tentang
Mencerahkan pikiran dengan riang

Adat budaya yang kaya
Unik menambah pesona
Indonesiaku yang bercahaya
Damailah selalu dan jaya

Puluhan menteri telah dilantik
Dari yang kaya hingga yang nyentrik
Cerdas dan kreatif untuk mendidik
Anak-anak bangsa yang baik

Jayalah Indonesiaku
Ragam kaya budaya bangsaku
Aku bangga padamu
Beribu syukurku tinggal diatas tanahmu

Minggu, 13 Oktober 2019

Berkah dan lapang

Rintik hujan adalah berkah
Pertanda bumi kembali basah
Setelah kering dan meronta
Tak bisa apa-apa, menimbulkan resah

Hujan datang
Manusia riang
Burung-burung berkicau senang
Pepohonan hijau bersambut rindang

Aku, bertopang dagu tenang
Syukur dan haru bercampurpadu
Rahmat yang ditunggu
Kini hadir mengharu biru

Basahlah, hai tanah
Minumlah hai tanaman
Tersenyumlah hai sinar dan awan
Jangan marah jangan murka
Kami manusia, perlu segera bertobat dan meminta maaf

Merusak alam, merusak cerita
Indahnya kehidupan manusia yang berjalan tanpa derita
Penuh riang penuh sayang
Bersama alam yang subur dan pepohonan yang rindang
Berkah dan lapang..

Karena Mereka

Terlahir sebagai bukan siapa-siapa
Tanpa punya apa-apa
Tanpa bisa apa-apa
Tanpa punya kebaikan apa-apa

Lalu, malaikat-malaikat itu berdatangan
Mengepakkan sayapnya di hidupku
Melindungi dari terik pilu
Memelukku hangat dalam haru

Perlahan aku bisa tertawa
Tersenyum ketika kau ajak berbicara
Berjalan, berlari-lari kecil
Hingga sekarang sudah mendewasa

Kalau bukan karena kebaikan Ibu, apa jadinya aku
Kalau bukan karena ketulusan Ayah, apa jadinya aku
Kalau bukan karena pengorbanan malaikat-malaikat tak bersayap di hidupku
Akan jadi apa jiwaku

Cinta Ibu, menghangatkan dan menenangkan
Cinta tulus ayah, membuat jiwaku bangga dan berharga
Malaikat-malaikat tak bersayap
Yang dikirimkan Tuhan dari syurga dan semoga menuju syurga kembali
Bersama-sama



Upgrade diri!

Apa yang kau sampaikan akan mereka ingat dalam-dalam
Apa yang kau tulis akan mereka rekam dengan tulus
Apa yang kau perdengarkan akan mereka ceritakan
Apa yang kau perintahkan akan mereka percayakan

Mereka kertas putih, suci
Kau penuh arogansi
Jika penuhi hati dengan ilusi
Fokuslah! Pada perbaikan estafeta generasi

Belajarlah lebih banyak
Membacalah lebih lama
Bereksperimenlah lebih berani
Temukan kebenaran
Gali keilmiahan

Mereka butuh ilmu dari seorang guru yang mumpuni
Bukan sekedar cari gengsi
Ilmu dan didikan yang kau berikan akan membentuk generasi
Tak sekedar disini kini, tapi juga masa depan diri

Sekedar catatan untuk diri
Ilmumu masih sedikit
Pengalamanmu belum teruji
Wawasanmu perlu ditambahi
Kompetensi dan profesionalisme yang perlu di upgrade dan uji

Belajarlah, berjalanlah, membacalah, bergaullah lebih banyak, hei diriku sendiri!


Mereka tak lemah, kau tak remah!

Kau bilang, mereka lemah
Kau kata mereka remah
Salah!
Bukan mereka tapi dirimu yang lemah!

Kau pikir mereka tak mengerti
Kau kira mereka tak mudah memahami
Salah!
Mereka bukan tak mudah memahami
Hanya caramu yang tak mudah dimengerti

Kau kira mereka berandal
Kau kata mereka nakal
Salah!
Mereka tak nakal apalagi berandal
Mereka hanya butuh kesabaran dan kepercayaan yang lebih andal
Darimu yang tulus dan penuh sayang

Lihatlah lebih dalam
Mereka yang kurang belajar
Atau dirimu yang tak pernah belajar
Atau jangan-jangan dirimu yang sombong dan sudah merasa paling pintar
Kurang ajar!

Berhentilah menyalahkan
Kurangilah amarah yang kau luapkan!
Mulai sekarang, senyumlah lebih lapang
Tunjukkanlah ceria dan cinta tak terkira
Pada mereka yang berharga tak terkira
Berilah sabar dan ramah yang lebih banyak
Kau dan mereka tak patut dianiaya egoisme belaka

Perjuangkan! Buktikan!

Cinta membutuhkan pembuktian
Bukan sekedar kata
Bukan sekedar bicara dengan manis belaka
Ia memintamu tak sekedar bersua
Namun juga memperjuangkan asa

Cinta membutuhkan pembuktian
Dengan menjaga
Dengan memulia
Tidak hanya cinta sebatas kata dan nafsu belaka
Namun cinta juga memintamu menjaga dalam doa dan tulus rasa

Perjuangkan!
Jika niat di hatimu sudah lurus kau rasa
Bukan sekedar cinta belaka
Namun, kesiapanmu menjemput cinta Illahi bersamanya
Perjuangkan!

Batinmu resah, pikirmu lemah
Karena ternyata tak mudah
Jangan menyerah!
Cinta benci pada putus asa
Ia menolak jiwa-jiwa merana

Perjuangkan! Rasamu harus dibuktikan
Bukan sekedar rasa
Bukan sekedar kata
Bukan sekedar bualan belaka
Kau, pejuang hebat dan tangguh
Kau, pejuang cita dan penjaga yang  mulia!

Jemputlah, berlarilah!

Pikiranmu rumit
Diterpa berbagai sempit
Kalang kabut pikir berkelit
Semua terasa pelik

Hatimu gundah dan resah
Kepada siapa harus berkeluh kesah
Batin berteriak meronta berkah
Semua terasa pasrah

Hatimu sempit adalah celah bagi cahaya
Untuk masuk menyeruakkan cahya
Ia pertanda lapar nan haus
Memintamu mencari obat

Jemputlah obat itu
Jangan hanya berdiam diri
Pelik dan rumit yang jadi pemantik
Agar dirimu tak lagi berkelit
Hatimu, butuh cahaya

Pergilah, berlarilah, jemputlah cahaya itu
Ia abadi dan akan menerangimu dengan tulus
Menyelamatkanmu dengan senang
Tenang hingga keabadian
Ia bernama; hidayah.
Jemputlah, jangan hanya berdiam menanti cahaya hidayah.

Jumat, 08 Maret 2019

Rinduku Tak Pernah Lapuk

Kadang hadirnya begitu dirindu
Sampai menusuk qalbu.

Kadang pula ia begitu menimbulkan ragu, tak lagi ingin berpadu

Terpisah jarak, terhalang ego, bahkan untuk sekedar menyapa kabar

Fluktuasi rasa, aku benci ragu yang kadang begitu mengganggu
Ia hanya mengusik kalbu

Datanglah dengan baik indah dan sabarmu
Jangan sampai raguku semakin menggebu

Bagaimanapun hari begitu sibuk, pekerjaan begitu numpuk
Tapi tetap saja rinduku tak pernah lapuk
Merindumu, adalah rutinitas pikiran dan batinku khusuk

Lekaslah bertemu dan bertamu
Aku rindu ...